Bantuan Melimpah, Potensi Tidak Tepat Sasaran dan Rawan Jadi Bancakan

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyerahkan 1.000 paket bantuan sosial (bansos) ditambah bantuan 1.000 lembar masker untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan. Paket bansos itu diberikan secara simbolis kepada Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di lobby Graha Pengayoman Jakarta, Selasa 28 April 2020.

Kita harus awasi bantuan sosial tersebut agar tepat sasaran, dan prosesnya harus transparan jangan sampai bantuan itu malah di jadikan bancakan untuk kepentingan elit yang berkepentingan dalam pilkada tangsel 2020 mendatang.

Seperti yang sedang tranding di twitter Bupati Klaten Sri Mulyani yang dinilai warganet tidak pantas untuk dilakukan karena mengklaim bantuan sosial. Hal ini disebabkan beredar foto-foto hand sanitizer, sembako, dan masker serta bantuan lainnya untuk korban Corona atau Covid-19 yang menampilkan foto Sri Mulyani di media twitter.

Untuk itu kami meminta pemkot Tangsel terbuka dan mempertanggung jawabkan bantuan sosial yang di terima, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tingkat provinsi, maupun pihak-pihak lain yang memberikan bantuan sosial.

Kami menyarankan agar website resmi milik pemkot tangsel di fungsikan untuk menampilkan data yang up to date terkait bantuan sosial yang di terima, agar bantuan sosial tersebut dapat di pertanggung jawabkan dan meminimalisir dugaan negatif seperti yang terjadi di klaten.

Opini: Fitra Afthama

Koordinator Divisi Kampanye Truth Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *